Lompat ke isi utama

Berita

40 Kader P2P Daring Bone Bangun Harapan Baru untuk Pemilu 2029

Diskusi p2p

Tangkapan layar zoom meeting pelaksanaan diskusi  peserta dari Bone, Soppeng, Wajo dalam P2P Daring Bawaslu, Selasa (18/11/2025)

Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bangun kolaborasi pengawasan yang lebih kuat, sebanyak 40 perwakilan Kabupaten Bone mengikuti diskusi Pendidikan Pengawas Partisipatif  Dalam Jaringan (P2P Daring), Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini juga diikuti peserta dari Kabupaten Soppeng dan Wajo, menghadirkan narasumber Dr. Syarifa Raehana, M.A., yang membawakan materi bertema berfungsi dan bergerak untuk Pemilu 2029 yang bermartabat.

Turut memberikan dukungan dan pendampingan kepada para peserta dari masing-masing daerah yakni Anggota Bawaslu Sulawesi Selatan, Saiful Jihad, serta jajaran Bawaslu Bone, Bawaslu Soppeng, dan Bawaslu Wajo.

Saiful Jihad, dalam arahannya saat membuka diskusi P2P Daring menyampaikan bahwa dari profesi dan komunitas apa pun memiliki peran penting dalam memperkuat demokrasi dengan menumbuhkan kesadaran publik, menjaga nilai-nilai demokrasi, serta mendorong partisipasi masyarakat.

“Melalui ruang P2P, peserta telah dibekali pemahaman tentang pencegahan pelanggaran, pelaporan, penyelesaian sengketa, dan pengawasan digital, sekaligus difasilitasi berdiskusi dengan narasumber dan pimpinan Bawaslu untuk memperkuat jejaring sosial yang mendukung kualitas demokrasi kita ke depan” ujarnya.

Para peserta dari Bone terlihat antusias sepanjang diskusi. Mereka aktif menyampaikan pengalaman, tantangan di lapangan, hingga ide-ide kreatif dalam mendorong masyarakat terlibat lebih jauh dalam pengawasan Pemilu. Interaksi ini juga membuka ruang kolaborasi lintas daerah, terutama dengan peserta dari Soppeng dan Wajo.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Bone, Muhammad Aris,  menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong perluasan edukasi pengawasan hingga ke komunitas-komunitas kecil.

“Diskusi seperti ini sangat penting karena mempertemukan pengalaman dari berbagai daerah. Kami berharap peserta dapat menjadi pelopor pengawasan yang mengedukasi lingkungannya masing-masing” katanya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap terbangun kolaborasi pengawasan yang menyatukan pengalaman dari Bone, Soppeng, dan Wajo, sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju pelaksanaan Pemilu 2029 yang lebih demokratis dan berintegritas.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Bone