Bawaslu Bone Siap Tindak Lanjuti Strategi Pengawasan Jelang Pemilu 2029
|
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu Kabupaten Bone menegaskan kesiapannya menindaklanjuti strategi pengawasan menuju Pemilu 2029, khususnya pada aspek pemutakhiran data pemilih dan pengawasan partisipatif. Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Bone, Muhammad Aris, saat menghadiri kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif Bawaslu Sulsel di Ruang Sidang Muthmainnah, Rabu (26/11/2025).
“Kami siap menindaklanjuti arahan Ibu Ketua Bawaslu Sulsel. Tantangan seperti wilayah terisolir dan kelompok rentan masih menjadi kendala nyata. Karena itu kami akan memperkuat akurasi data melalui koordinasi intensif dan kerja lapangan yang lebih adaptif,” ujarnya.
Sementara itu, sebelumnya Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, menekankan pentingnya pengawalan agenda nasional, mulai dari pemutakhiran data pemilih berkelanjutan hingga pengawasan data partai politik.
“Pembuktian data harus dilihat dari dua sisi: legalitas regulasi dan fakta lapangan. Banyak persoalan muncul akibat keterbatasan daya jangkau instansi berwenang, termasuk dalam proses pencatatan kematian,” terangnya.
Mardiana juga meminta Bawaslu Kabupaten/Kota untuk memberi perhatian pada wilayah terisolir, kelompok rentan seperti masyarakat adat dan penyandang disabilitas, serta daerah yang berpotensi konflik.
Bawaslu Bone menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perlindungan hak pilih masyarakat demi menjaga integritas data dan kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029.
Penulis: Humas Bawaslu Bone
Editor : Ijal
Foto: Bawaslu Sulsel