Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gelar Media Gathering, Evaluasi Substansi Pelaksanaan PSU Pilkada Palopo

alamsyah psu

Anggota Bawaslu Sulsel Alamsyah saat memberikan keterangan dihadapan awak media saat bertemu dengan wartawan di kota Palopo, Minggu (15/6/2025)

Palopo, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kota Palopo, Bawaslu menggelar pertemuan dengan awak media yang menghadirkan sejumlah narasumber dari KPU, Bawaslu, serta Komisi Penyiaran Indonesia dan praktisi komunikasi publik. Tujuan utama acara ini adalah mengevaluasi pelaksanaan PSU secara substansial.

Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi Bawaslu Sulsel, Alamsyah membuka acara dengan menegaskan bahwa kegiatan ini untuk membahas bersama substansi pelaksanaan PSU Pilkada Palopo.

“Kegiatan ini untuk membahas substansi pelaksanaan PSU Pilkada Kota Palopo,” kata Alamsyah di Palopo, Minggu (15/6/2025). Menurut Alamsyah, substansi yang dimaksud meliputi aspek teknis, netralitas, dan partisipasi publik, serta dijaga melalui pengawasan intensif sepanjang tahapan PSU.

Sementara itu, mewakili Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Hasrul Hasan Komisi, menekankan tiga aspek penting dalam demokrasi media; Objektivitas – Informasi harus berbasis fakta dan konteks, Netralitas – Tidak memicu konflik atau polarisasi; media harus “kritis tapi berimbang”, Edukasi – Penyajian informasi harus disertai pesan yang mendidik masyarakat, serta menciptakan ruang rekonsiliasi.

“Di tengah kebisingan sosmed, itulah peran kita dibutuhkan untuk menjernihkan situasi,” kata Hasrul Hasan.

Hasrul menegaskan pentingnya kode etik jurnalis dalam menjaga keseimbangan dan kesempatan yang setara bagi semua pihak dalam pemberitaan.

Hal lain juga disampaikan Suparno. Ketua Timsel Bawaslu Sulsel periode 2013-2018 ini menyatakan semangat yang sama antara penyelenggara dan jurnalis.

“Saya kira di teman‑teman wartawan itu ada rasa tanggung jawab yang nyaris seragam, yaitu mau mengawal proses demokrasi,” ungkap Suparno.

Ia memuji semangat kritis para wartawan yang berperan sebagai pilar dalam menjaga jalannya proses demokrasi.

Sementara Iswandi Ismail, Anggota KPU Palopo, menyampaikan apresiasi kepada media atas perannya dan mengajak semua pihak.

“Mengapresiasi media dan mengajak semua pihak untuk menunggu proses yang berproses di MK,” singkatnya.

Acara yang berlangsung interaktif dengan tanya jawab itu diharapkan agar media dan penyelenggara berkolaborasi sehingga dapat terus berfungsi sebagai alat kontrol dan edukasi yang menjaga integritas demokrasi di Palopo.

Sumber : www.sulsel.bawaslu.go.id