Bawaslu Sulsel Samakan Persepsi dan Penguatan Model Pengawasan Partisipatif
|
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029, Bawaslu Bone yang diwakili oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas menghadiri kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (26/11/2025) bertempat di Ruang Sidang Muhtmainnah.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) tersebut, Nur Awan Datu, Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Sulsel, menyampaikan agenda penting yaitu, penyamaan persepsi perancangan rencana tindak lanjut (RTL) Pendidikan Pengawas Partispatif (P2P), evaluasi metode serta proses penyelenggaraan pengawasan partisipatif, penyusunan laporan akhir pencegahan dan pengawasan partisipatif tahun 2025, pendataan program data posko aduan masyarakat, partisipasi masyarakat dan hubungan antar lembaga, serta perekapan form pencegahan online.
Saiful Jihad, Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Sulsel, dalam sambutannya menjelaskan meski dengan keterbatasan anggaran, kreativitas dan inovasi tetap dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan politik dan demokrasi, yang selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi bersama.
“Dari estimasi 840 peserta, sebanyak 810 peserta dinyatakan lulus setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran, sementara sekitar 30 peserta tidak lulus karena tidak menyelesaikan prosesnya, dengan 12 Kabupaten/Kota berhasil meluluskan seluruh 40 pesertanya. Kabupaten/Kota untuk melengkapi dan mengklasifikasi data peserta, termasuk jenis kelamin dan disabilitas untuk memudahkan penyajian informasi publik, pembuatan grafik, serta pemantauan RTL. Ini penting sebagai bahan publikasi kehumasan, penguatan branding lembaga, serta pengembangan model pengawasan partisipatif yang dapat diterapkan bersama komunitas, sekolah, kampus, maupun desa” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan memperkuat kualitas pengawasan partisipatif dan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, dan memastikan setiap proses pengawasan terlaksana secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan demokrasi yang lebih baik.
Penulis: Humas Bawaslu Bone
Foto: Bawaslu Sulsel