Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sulsel Terima Kunjungan DFAT Australia dan IFES Bahas Penguatan Program Partisipasi Demokrasi

aust

Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, bersama tiga Anggota Bawaslu Sulsel, yakni Saiful Jihad, Alamsyah, dan Andarias Duma menerima kunjungan Tim Desain yang terdiri dari Dr Bernadette Whitelum dan Dr Steven Barraclough, didampingi oleh Ibu Ririe Panjaitan dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, di ruang kerja ketua, Senin (7/7).

Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan dari perwakilan Kedutaan Besar Australia, The Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, serta The International Foundation for Electoral Systems (IFES) di Ruang Kerja Ketua Bawaslu Sulsel, Senin (7/7/2025).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, bersama tiga Anggota Bawaslu Sulsel, yakni Saiful Jihad, Alamsyah, dan Andarias Duma. Sementara Tim Desain yang terdiri dari Dr Bernadette Whitelum dan Dr Steven Barraclough, didampingi oleh Ibu Ririe Panjaitan dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Audiensi ini bertujuan untuk menjaring masukan dari Bawaslu Sulsel terkait perencanaan program baru bertajuk “Partisipasi” yang diinisiasi oleh DFAT dan IFES.

Perwakilan DFAT menyampaikan bahwa program Partisipasi dirancang untuk memperkuat praktik demokrasi di Indonesia melalui dukungan terhadap penyelenggara pemilu dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

“Kami berharap Bawaslu di Sulsel bisa bertemu dengan tim desain program untuk membahas bagaimana Australia bisa mendukung Indonesia lebih baik lagi dalam menghadapi tantangan demokrasi,” ujar Sekar salah satu perwakilan DFAT.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli menyambut baik inisiatif DFAT dan IFES, serta menyatakan kesiapan Bawaslu Sulsel untuk berkolaborasi dalam program penguatan demokrasi yang inklusif dan partisipatif.

“Bawaslu Sulsel sangat terbuka terhadap segala bentuk kerja sama dalam penguatan demokrasi. Dalam hal partisipasi, kami juga telah sejak lama menginisiasi berbagai program pendidikan pemilih serta pelibatan masyarakat melalui pengawasan partisipatif dan penegakan hukum kepemiluan,” ujar Mardiana.

Masukan dari Bawaslu Sulsel diharapkan menjadi bagian penting dalam proses perancangan program, agar relevan dengan kebutuhan lokal dan tantangan demokrasi di tingkat daerah.

Sumber : www.sulsel.bawaslu.go.id