Dari Gagasan ke Prestasi, Bawaslu Bone Raih Juara I Call For Paper Bawaslu
|
Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Prestasi Bawaslu Kabupaten Bone dalam ajang Call For Paper HUT ke-18 Bawaslu Republik Indonesia menjadi bukti bahwa sumber daya manusia yang memiliki kapasitas, ketika dikelola melalui manajemen yang baik dan kolaborasi yang kuat, mampu menghasilkan karya yang berdaya saing.
Tim penulis Bawaslu Bone yang terdiri dari Rohzali Putra Badaruddin, Rakhmat Hidayat, Muh. Deny Syafei, dan Andi Muhfi Zandi berhasil meraih Juara I Luaran Artikel Jurnal Kategori Pengawas Pemilu. Capaian tersebut diraih setelah mengungguli 10 artikel jurnal lainnya dalam kategori Pengawas Pemilu dari total 122 abstrak yang masuk.
Perjalanan karya tersebut berlangsung melalui enam tahapan seleksi, mulai dari pengumpulan abstrak, seleksi abstrak, pengumpulan naskah lengkap, proses review dan asistensi, seminar hasil di hadapan dewan juri, hingga penetapan pemenang.
Namun, di balik capaian tersebut terdapat proses yang tidak kalah penting, yakni bagaimana sebuah gagasan dikelola menjadi karya yang utuh.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa (HPS) Bawaslu Bone, Rohzali Putra Badaruddin, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses kerja yang terarah, mulai dari membangun gagasan, membagi peran, mengembangkan substansi, hingga mengeksekusinya menjadi sebuah tulisan.
“Menurut saya, ini bukan hanya soal siapa yang paling pintar menulis. Ini tentang bagaimana gagasan dikelola, bagaimana kemampuan masing-masing dipadukan, dan bagaimana sebuah tim bekerja secara terarah dari gagasan sampai eksekusi,” ujar Rohzali.
Menurutnya, Bawaslu Bone memiliki sumber daya manusia dengan kemampuan dan kapasitas yang cukup kuat. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dimanajerial dengan baik sehingga pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki setiap individu dapat dipadukan menjadi kekuatan kolektif.
“SDM Bawaslu Bone ini sebenarnya punya kapasitas yang unggul. Tinggal bagaimana dimanajerial dengan baik. Ketika pengalaman dan pengetahuan dari masing-masing orang dipadukan, kemudian diarahkan pada tujuan yang sama, hasilnya bisa jauh lebih besar daripada kemampuan individu,” jelasnya.
Rohzali mengibaratkan sebuah tim seperti kawanan serigala. Kekuatan mereka tidak hanya terletak pada kemampuan masing-masing, tetapi pada bagaimana mereka bergerak bersama dan memiliki arah yang jelas.
“Ibarat kawanan serigala, mereka punya kekuatan karena bergerak dengan arah dan kepemimpinan yang tepat. Sebaik apa pun kemampuan individu dalam sebuah tim, tanpa manajemen dan kepemimpinan yang baik, potensi itu tidak akan menjadi kekuatan kolektif,” katanya.
Karena itu, menurut Rohzali, capaian tersebut tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi seluruh tim penulis. Setiap anggota memberikan kontribusi berdasarkan kapasitas masing-masing, mulai dari merumuskan gagasan, memperkuat substansi, menyusun argumentasi, hingga melakukan penyempurnaan naskah.
“Yang kami lakukan adalah mencoba menggabungkan pengalaman, pengetahuan, kemampuan membaca persoalan, dan kemampuan menulis dalam satu kerja tim. Ketika semuanya dikelola dengan baik, gagasan yang awalnya sederhana bisa berkembang menjadi sebuah karya yang kompetitif,” tambahnya.
Selain meraih Juara I Artikel Jurnal, dua naskah dari jajaran Bawaslu Bone juga berhasil lolos sebagai Luaran Book Chapter Kategori ASN Bawaslu, bersama 55 naskah lainnya dari total 149 abstrak yang masuk.
Karya tersebut masing-masing berjudul “Menembus Sekat Digital: Mengawasi Polarisasi Politik melalui Partisipasi Pemuda dalam Era Digital” yang ditulis oleh Andi Muhfi Zandi, serta “Problematika dan Strategi Transformasi Digital Bawaslu di Daerah: Integrasi Data, Keamanan Informasi, Regulasi, dan SDM” yang ditulis oleh Lutfi Fachrullah.
Bagi Bawaslu Bone, capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya dibangun melalui kerja-kerja teknis pengawasan, tetapi juga melalui investasi pada pengetahuan, kreativitas, dan kapasitas sumber daya manusia.
Rohzali juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Bawaslu Bone, Alwi, yang dinilainya terus memberikan arahan, masukan, dan dukungan bagi pengembangan kapasitas jajaran serta kemajuan kelembagaan Bawaslu Bone.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua Bawaslu Bone yang selama ini selalu memberikan arahan, masukan, dan dukungan yang kuat. Dukungan pimpinan menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang bagi jajaran untuk berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga,” ujarnya.
Menurut Rohzali, kepemimpinan yang memberikan ruang bagi gagasan dan pengembangan kapasitas SDM merupakan modal penting bagi kemajuan lembaga.
Capaian ini pada akhirnya bukan sekadar tentang sebuah penghargaan. Lebih dari itu, Juara I Call For Paper menjadi salah satu bukti bahwa ketika SDM yang memiliki kapasitas dipadukan dengan manajemen yang baik, kepemimpinan yang kuat, serta kolaborasi yang terarah, sebuah lembaga mampu menghasilkan karya yang melampaui batas kerja rutinnya.
Bawaslu Bone berharap budaya menulis, berdiskusi, bertukar gagasan, dan mengembangkan pengetahuan dapat terus tumbuh di lingkungan kelembagaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia pengawas pemilu yang tidak hanya kuat dalam praktik, tetapi juga mampu menerjemahkan pengalaman dan pengetahuannya menjadi gagasan yang bermanfaat bagi penguatan demokrasi dan pengawasan pemilu.
Penulis: Lutfi Fachrullah
Editor: Rohzali Putra Badaruddin
Ilustrasi Foto: Lutfi Fachrullah