Datangi Rumah Warga, Bawaslu Bone Jaga Hak Pilih dari Desa ke Desa
|
Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Di sebuah siang yang hangat di pedesaan Bone, beberapa staf Bawaslu Bone tampak menyusuri gang kecil, mengetuk pintu satu per satu rumah warga. Di tangan mereka tergenggam lembaran data pemilih sebagian sudah dicoret, sebagian diberi tanda cek. Inilah wujud kerja nyata Bawaslu Bone dalam menjaga hak pilih masyarakat, melakukan uji petik hingga ke tingkat desa.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ia adalah bagian dari pengawasan aktif terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, memastikan bahwa setiap warga yang berhak memilih benar-benar tercatat, dan yang sudah tidak memenuhi syarat tidak lagi tercantum.
Lima kecamatan dan sepuluh desa menjadi lokasi pengujian. Seratus data pemilih dijadikan sampel, diverifikasi langsung dari pintu ke pintu.
Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan berkelanjutan Bawaslu Bone terhadap kualitas data pemilih yang menjadi fondasi pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan mendatang. Anggota Bawaslu Bone Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, Muhammad Aris, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga pengawas terhadap hak konstitusional masyarakat.
“Kami ingin memastikan tidak ada satupun warga Bone yang tercecer dari daftar pemilih. Karena menjaga data pemilih sama artinya dengan menjaga hak demokrasi masyarakat” ungkap Aris.
Selain mencocokkan data antara daftar pemilih tetap dengan data kependudukan, Timfas juga menelusuri data pemilih anomali, seperti warga yang sudah pindah domisili, meninggal dunia, atau memiliki identitas ganda.
Anggota Bawaslu Bone, Rohzali, menambahkan agar Timfas berkoordinasi dengan divisi Pencegahan terkait sampel data uji petik, berkoordinasi dengan Pemerintah Desa/Kelurahan, serta memastikan Timfas untuk menuangkan hasil pengawasannya dalam Form A Laporan Hasil Pengawasan (LHP).
Setiap hasil pengawasan di lapangan akan ditindaklanjuti melalui rekomendasi ke KPU untuk dilakukan perbaikan data. Bawaslu Bone berharap uji petik ini menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memastikan data kepemiluan mereka sudah sesuai. Bawaslu Bone mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pengaduan jika menemukan data yang belum sesuai. Partisipasi publik sangat penting agar daftar pemilih benar-benar valid.
Dengan langkah-langkah kecil dari pintu ke pintu, dari desa ke desa, Bawaslu Bone menegaskan komitmennya menjaga hak pilih masyarakat Bone — agar suara rakyat benar-benar hadir di setiap bilik suara.
Bagi Bawaslu Bone, uji petik bukan sekadar kegiatan pengawasan. Ia adalah bentuk komitmen bahwa hak pilih adalah milik setiap warga, dan tugas pengawas adalah memastikan tak satu pun suara rakyat yang tercecer di antara data yang belum sempurna.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Bone
Editor: Ijal