Lompat ke isi utama

Berita

Dengar, Tangkap, Dorong : Mardiana Nyalakan Kepercayaan Publik

mardiana rusli

Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, saat melakukan dialog kepada peserta kegiatan Evaluasi Penguatan Pengawas Pemilu Bawaslu Kabupaten Bone di Hotel Helios Watampone, Selasa (28/10/2025)

Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Kegiatan Evaluasi Penguatan Pengawas Pemilu yang digelar Bawaslu Kabupaten Bone di Hotel Helios Watampone, Selasa (28/10/2025), menjadi ruang dialog yang hidup dan terbuka. Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, hadir bukan hanya untuk berbicara, tetapi untuk mendengar, menangkap, dan mendorong, tiga sikap yang mencerminkan semangat Bawaslu dalam membangun kepercayaan publik.

“Saya ingin mendengar langsung pengalaman dan pandangan dari bapak-ibu semua,” ucap Mardiana membuka percakapan. “Kepercayaan publik tumbuh kalau lembaga mau terbuka dan berani belajar dari bawah” lanjutnya.

Para peserta dari Kepala Desa, penyandang disabilitas, hingga jurnalis lokal menyampaikan pengalaman mereka. Mulai dari praktik politik uang, keterlibatan Aparat Desa, hingga sulitnya akses pemilih disabilitas di TPS. 

Mardiana menegaskan, Bawaslu harus menangkap setiap masukan dan menjadikannya dorongan untuk berbenah. Ia juga menekankan pentingnya transparansi. “Transparansi bukan sekadar laporan, tapi keberanian lembaga untuk jujur pada publik. Kalau prosesnya berhenti atau berlanjut, harus bisa dijelaskan” tegasnya.

Menutup dialog, Mardiana mengajak seluruh peserta dan media lokal untuk terus menjadi bagian dari ekosistem pengawasan yang sehat. “Kita boleh berbeda pandangan, tapi tujuan kita satu, demokrasi yang berintegritas dan dipercaya rakyat”.

Melalui pendekatan Dengar, Tangkap, Dorong, Bawaslu Bone menunjukkan bahwa membangun kepercayaan publik bukan hanya soal aturan, tetapi tentang keberanian membuka ruang dialog yang jujur dan setara.

Penulis: Ijal 
Foto: Humas Bawaslu Bone