Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel Mengingatkan Pentingnya Keamanan dan Akurasi Data dalam Pengelolaan BMN
|
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Konsolidasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) dan Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2025 , bertempat di Ruang Rapat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Awaluddin Mustafa , dan diikuti oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Andarias Duma , serta staf pengelola BMN dan keuangan dari Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Dalam arahannya, Awaluddin Mustafa menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan serta akurasi data dalam setiap proses penyusunan laporan dan inventarisasi aset negara. Ia menyoroti bahwa salah satu permasalahan yang sering muncul di daerah adalah kebocoran data, yang dapat berdampak pada akuntabilitas lembaga.
“Ada permasalahan-permasalahan yang sering terjadi di daerah adalah karena kebocoran data. Oleh karena itu, saya mengingatkan seluruh teman-teman staf di kabupaten/kota agar tetap menjaga kerahasiaan data, jangan memberikan kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jika ada permintaan data, arahkan untuk bersurat dan sampaikan ke pimpinan masing-masing,” tegas Awaluddin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Nomor S-208/PB/2025 tentang Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Triwulan III Tahun 2025 , serta Surat Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Nomor B-2041/PL.00/SJ/10/2025 mengenai Penyusunan dan Penyampaian Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Tahun Anggaran 2027 .
Menurutnya, data yang disusun dalam kegiatan ini akan menjadi dasar penting dalam penyusunan rencana kebutuhan dan pengajuan BMN di masa mendatang. Ia juga merasakan masih adanya staf di beberapa daerah yang menggunakan perangkat pribadi dalam bekerja, dan menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi tersebut.
“Kita sudah menginventarisasi barang-barang yang rusak berat, termasuk kekurangan BMN di daerah. Masih banyak teman-teman yang menggunakan laptop pribadi untuk menyelesaikan pekerjaan, dan saya sangat mengapresiasi hal itu. Namun, saya juga tidak menutup mata. Ke depan, kami akan berusaha agar seluruh pekerjaan dapat menggunakan Barang Milik Negara. Kegiatan ini adalah salah satu upaya kami untuk merapikan data dan memastikan semua data dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Andarias Duma , dalam Arahnya menekankan pentingnya inventarisasi BMN sebagai bentuk tertib administrasi, fisik, dan hukum yang mendukung pengelolaan aset negara yang transparan dan akuntabel.
“Inventarisir BMN memang sangat penting dilakukan karena ini untuk ketertiban administrasi, fisik, dan hukum, serta akuntabilitas dan validitas data pengelolaan aset negara. Kegiatan ini memungkinkan pemerintah mengetahui kondisi aset secara akurat, mendukung perencanaan yang tepat, dan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengelolaan BMN yang terarah. Saya juga mengingatkan agar sebelum data dilaporkan ke Kepala Sekretariat, pastikan terlebih dahulu bahwa data yang sudah benar dan tepat,” ujar Andarias.
Kegiatan ini diikuti oleh operator keuangan dan staf BMN Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Melalui rapat konsolidasi ini, Bawaslu Sulsel berharap penyusunan rencana kebutuhan dan pelaporan keuangan dapat berjalan lebih tertib, akurat, serta selaras dengan prinsip akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Sumber: www.sulsel.bawaslu.go.id