Lulus, 40 Putra-Putri Bone Siap jadi Pionir Pengawasan Partispatif
|
Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sebanyak 809 peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Bawaslu Tahun 2025 dari Sulawesi Selatan resmi dinyatakan lulus. Dari jumlah tersebut, 40 di antaranya merupakan putra-putri Kabupaten Bone, yang kini siap menjadi bagian dari gerakan pengawasan partisipatif di tingkat daerah.
Kelulusan yang diperoleh peserta merupakan komitmen dalam menyelesaikan seluruh rangkaian materi dan tugas dibalik aktivitas - aktivitas harian yang dijalani selama mengikuti P2P Daring khususnya perwakilan Kabupaten Bone.
Bawaslu Bone menilai kelulusan 40 putra-putri Bone ini menjadi angin segar bagi penguatan pengawasan Pemilu di daerah. Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Bone, Muhammad Aris, menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat Bone untuk terlibat secara aktif dalam mengawal proses demokrasi.
“P2P bukan hanya pelatihan teknis, tapi gerakan kesadaran. Lulusnya 40 perwakilan Bone berarti semakin banyak masyarakat yang peduli dan bersama menjaga serta mengawal proses demokrasi di Kabuapten Bone ini” ujarnya.
Dengan selesainya pendidikan ini, para peserta khususnya dari Bone kini diharapkan dapat menjadi role model pengawasan partisipatif di tengah masyarakat, menyampaikan edukasi kepemiluan, mendeteksi potensi pelanggaran, hingga mengajak warga berani melapor ketika melihat dugaan pelanggaran.
Bagi Bawaslu Bone sendiri, kehadiran 40 lulusan ini menambah kekuatan baru dalam menjaga kualitas Pemilu. Mereka bukan hanya penonton, tetapi bagian dari gerakan kolektif untuk memastikan suara rakyat terjaga dan proses demokrasi berjalan jujur serta berkeadilan.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Bone