Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sulsel dan Polda Bangun Komunikasi Lebih Awal demi Penegakan Hukum Pemilu

poldasulsel

Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli mengatakan Bawaslu dan Polri memiliki peran yang saling melengkapi dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Kemitraan Bawaslu Sulsel dan Kepolisian menjadi ruang strategis untuk mencermati dinamika penegakan hukum pemilu di tengah perkembangan regulasi, sekaligus memperkuat kesiapan kelembagaan dalam menghadapi tahapan pemilu.

Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli mengatakan Bawaslu dan Polri memiliki peran yang saling melengkapi dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Karena itu, komunikasi antarlembaga perlu diintensifkan, khususnya dalam menyikapi perkembangan yang berkaitan dengan sistem penegakan hukum pemilu.

"Kami juga ingin bertukar informasi dan pengalaman mengenai KUHAP yang baru dalam pelaksanaan pemilu yang akan datang, mengingat berkembang isu mengenai kemungkinan adanya perubahan dalam Undang-Undang Pemilu," kata Mardiana saat memimpin audiensi jajaran Bawaslu Sulsel di Mapolda Sulsel, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, perkembangan hukum acara pidana menjadi salah satu isu yang perlu dicermati bersama karena berpotensi memengaruhi mekanisme penegakan hukum pemilu. Hal ini, sebagai bagian dari kesiapan kelembagaan, sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga jelang Pemilu 2029.

Mardiana menegaskan, penguatan komunikasi dengan Polda Sulsel tidak hanya diarahkan untuk memperkuat penanganan tindak pidana pemilu, tetapi juga membangun langkah-langkah pencegahan melalui koordinasi sejak dini.

"Oleh karena itu, mudah-mudahan kita bisa memulai langkah-langkah strategis bersama sebelum tahapan pemilu berjalan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan bahwa Polri dan Bawaslu merupakan mitra strategis dalam penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, sinergi yang kuat antara Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan menjadi pilar penting dalam menjaga efektivitas penegakan hukum pemilu.

"Bawaslu, Jaksa, dan Polisi Harus Kompak dalam menghadapi Pemilu maupun Pilkada karena jika tidak, pasti situasi tidak akan sempurna," ujar Djuhandhani.

Dia juga berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, termasuk dalam memetakan potensi kerawanan dan menyusun langkah-langkah strategis sebelum tahapan pemilu dimulai.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Sulsel turut menyerahkan Piagam Penghargaan Gakkumdu Award dari Bawaslu RI kepada Polda Sulsel sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan dukungan dalam penegakan hukum pemilu.

Penulis : Satria Sakti
Foto : Fadriansyah
Editor : M. Chaidir Pratama dan Humas Bawaslu Bone