Lompat ke isi utama

Berita

Pengawasan dari Akar Rumput, Kader P2P Bawaslu Bone Ikuti Materi Pembelajaran

p2p2026pesertabone

Peserta P2P Bawaslu Bone saat mengikuti materi pembelajaran secara audio visual, Senin (1/6/2026)

Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sebanyak 40 kader pengawas partisipatif Bawaslu Bone mulai mengikuti rangkaian materi pembelajaran Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 secara daring melalui media audio visual, Senin (1/6/2026).

Pembelajaran dijadwalkan berlangsung hingga 7 Juni 2026 dan dilanjutkan sesi tatap muka pada 8 Juni 2026. Para peserta akan mengikuti sesi tatap muka bersama dengan narasumber dan fasilitator untuk memperdalam materi serta memperkuat pemahaman mengenai pengawasan partisipatif.

Ketua Bawaslu Bone, Alwi, mengatakan P2P merupakan wadah penting untuk melahirkan kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan keberanian dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, keterlibatan masyarakat adalah salah satu kunci keberhasilan pengawasan pemilu dan pemilihan.

“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Melalui P2P ini kami ingin membangun jejaring pengawasan yang kuat di tengah masyarakat. Para peserta dapat menjadi agen pengawasan yang mampu menularkan nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Bone, Muhammad Aris, menambahkan bahwa materi yang diberikan selama pembelajaran dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta terkait kepemiluan, pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran, hingga teknik pelaporan dugaan pelanggaran. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di masyarakat.

Sementata itu, salah seorang peserta P2P Bawaslu Bone mengaku antusias mengikuti program tersebut karena menjadi kesempatan berharga untuk memahami lebih jauh peran masyarakat dalam pengawasan pemilu. “Kami berharap materi yang diberikan dapat menambah wawasan dan kemampuan kami untuk ikut berkontribusi menjaga demokrasi yang jujur dan adil di Kabupaten Bone,” tuturnya.

Editor: Lutfi
Foto: Peserta P2P Bone