Rohzali Tantang Kader P2P Bone Jadi Penggerak Demokrasi, Bukan Sekadar Penonton
|
Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Kader Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) tidak cukup hanya menerima materi. Mereka harus mampu menjadi penggerak yang menularkan semangat pengawasan dan kepedulian terhadap demokrasi di lingkungan masing-masing. Hal tersebut diibaratkan seperti sebuah lagu sederhana yang mampu memengaruhi banyak orang karena mudah dipahami dan diteruskan.
Arahan tersebut disampaikan Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bone, Rohzali Putra, dalam kegiatan Konsolidasi Pemantapan Kegiatan Luring Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) 2026 di Kantor Bawaslu Bone, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang penguatan pemahaman bagi 40 kader P2P sebelum mengikuti pembelajaran luring yang akan dimulai pada 8 Juni mendatang.
“Ruh dari P2P ini adalah membangun kepedulian. Kita ingin teman-teman yang terpilih menjadi kader bisa menggerakkan orang-orang di sekitarnya untuk peduli terhadap demokrasi dan pengawasan pemilu,” ujar Rohzali.
Dalam konsolidasi tersebut, kader P2P yang hadir antusias mendiskusikan masalah yang sering dijumpai secara langsung di tengah masyarakat pada saat Pemilu dan Pemilihan. Para kader P2P juga mendiskusikan solusi strategis menyelesaikan masalah yang ada dengan kolaborasi kader pengawas partisipatif ini.
Lebih lanjut, Rohzali berharap pembelajaran luring nanti lebih banyak diisi dengan presentasi dan diskusi kelompok yang dipandu langsung oleh peserta. Dengan metode tersebut, kader tidak hanya memahami materi tentang pencegahan pelanggaran, penyelesaian sengketa, dan pengawasan partisipatif, tetapi juga mampu menyusun langkah nyata untuk diterapkan di daerah lingkungan masing-masing.
“Semoga kita tetap terhubung dan berkolaborasi. Bawaslu Bone ingin membangun komunitas penggiat demokrasi yang terus bergerak mengedukasi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Bone” tuturnya.
Di akhir arahannya, Rohzali berpesan “mari kita peduli, mencari tahu ilmunya, mengingatkan orang lain, serta terlibat langsung dalam pencegahan dan pelaporan pelanggaran di lingkungan kita”.
Penulis: Lutfi
Foto: Zulfadli