Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Komitmen PPKS, Bawaslu Bone Bentuk Pokja dan Teken Pakta Integritas

ttd ppks

Penandatanganan Pakta Integritas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kerja Bawaslu yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Bone, Rabu (4/11/2026)

Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kerja, Bawaslu Bone membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) serta penandatanganan pakta integritas. Kegiatan tersebut yang berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Bone, Rabu (4/11/2026).

Hal ini menjadi langkah awal untuk membangun sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang lebih terarah, terstruktur, dan melibatkan seluruh jajaran kelembagaan. Melalui pembentukan Pokja, Bawaslu Bone berupaya menyiapkan mekanisme kerja sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk unsur eksternal yang memiliki kapasitas dalam memberikan dukungan pendampingan dan konseling.

Ketua Bawaslu Bone, Alwi, menegaskan bahwa pembentukan Pokja PPKS tidak boleh dipandang hanya sebagai pemenuhan kewajiban administratif, tetapi harus menjadi wujud kesungguhan lembaga dalam melindungi seluruh jajaran dari segala bentuk kekerasan seksual. Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama agar setiap individu dapat bekerja tanpa rasa takut, tekanan, maupun perlakuan yang merendahkan martabat.

"Hal paling utama adalah bagaimana kita membangun sistem ini secara bertahap dan melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Kita tentu tidak menginginkan kekerasan seksual terjadi di lingkungan kerja kita. Karena itu, yang harus kita bangun bukan hanya mekanisme penanganan, tetapi juga upaya pencegahan agar hal tersebut tidak terjadi," tegas Alwi.

Lebih lanjut, Alwi menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak dalam mendukung keberadaan Pokja PPKS. Ia berharap seluruh jajaran Bawaslu Bone memiliki pemahaman dan kepedulian yang sama terhadap pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, saling menghormati, serta memberikan perlindungan bagi setiap individu. Penandatanganan pakta integritas yang dilakukan jajaran pimpinan dan sekretariat menjadi salah satu bentuk pernyataan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan seksual.

Melalui pembentukan Pokja PPKS dan penandatanganan pakta integritas ini, Bawaslu Bone berharap tercipta budaya kerja yang semakin berintegritas, humanis, dan berperspektif perlindungan. Sebab, lembaga yang kuat tidak hanya diukur dari keberhasilannya menjalankan tugas dan fungsi pengawasan pemilu, tetapi juga dari kemampuannya memastikan setiap orang di dalamnya merasa aman, dihargai, dan terlindungi.

ppks