Lompat ke isi utama

Berita

Jelang Monev Nasional, Bawaslu Bone Tunjukkan Kesiapan Penuh

Pramonevppid

Tangkapan layar zoom meeting kegiatan montioring dan validasi Bawaslu Sulsel dalam monev Layanan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) bagi Bawaslu 24 Kabupaten/Kota, Kamis (4/6/2026).

Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pra monitoring dan evaluasi (monev) Layanan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) bagi Bawaslu 24 Kabupaten/Kota secara daring, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan jajaran Bawaslu 24 Kabupaten/Kota menghadapi penilaian serupa yang akan dilakukan Bawaslu RI pada akhir Juni mendatang.

Dalam arahannya, Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi Bawaslu Sulsel, Alamsyah, menegaskan bahwa sebagian besar kerja-kerja pengelolaan data dan informasi berada di jajaran sekretariat. Karena itu, koordinasi antara unsur Pimpinan dan Sekretariat harus berjalan seiring agar layanan informasi publik dapat terlaksana dengan baik.

Alamsyah juga mengingatkan pentingnya pemahaman tugas dan fungsi Tim Keterbukaan Informasi Publik sesuai ketentuan Perbawaslu Nomor 10 Tahun 2019 dan Perbawaslu Nomor 1 Tahun 2022. Menurutnya, setiap unsur dalam struktur KIP memiliki peran yang saling melengkapi dan harus dijalankan secara bersama-sama.

Selain memberikan arahan, Bawaslu Sulsel turut melakukan monitoring dan validasi terhadap keterpenuhan indikator penilaian layanan informasi publik di masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota. Proses ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kesiapan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam memenuhi standar layanan keterbukaan informasi yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan tersebut, Alamsyah memberikan apresiasi kepada Bawaslu Bone yang dinilai telah memenuhi indikator penilaian pra monev layanan informasi publik. Capaian itu menjadi salah satu hasil positif dari kerja bersama yang dilakukan seluruh unsur di lingkungan Bawaslu Bone.

Sementara itu, Koordinator Divisi yang membidangi Data dan Informasi Bawaslu Bone, Dr. Nur Alim, mengatakan keberhasilan memenuhi indikator pra monev tidak lepas dari kolaborasi seluruh bagian dan divisi.

“Keterpenuhan indikator penilaian pra monev Layanan Informasi Publik berkat kerja sama antar bagian dan divisi dalam memenuhi kelengkapan indikator tersebut,” ujarnya. Ia berharap sinergi tersebut terus terjaga hingga pelaksanaan monev oleh Bawaslu RI nanti.

Editor dan Foto: Lutfi