Totok Apresiasi GMNI yang Tetap Aktif Mengawal Isu Demokrasi Kebangsaan
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Totok Hariyono mengapresiasi kepedulian Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) terhadap proses demokrasi dan kehidupan bernegara. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam berbagai isu kebangsaan merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai aktivis sekaligus wujud pengabdian dari dunia perguruan tinggi.
“Perhatian dan keterlibatan kalian dalam proses bernegara adalah kewajiban aktivis dan menjadi tanggung jawab moral. Saya sangat hormat, kalian tidak dibayar negara tetapi mau terlibat dalam urusan negara. Itu luar biasa,” kata Totok saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (4/3/2025).
Totok menilai semangat yang ditunjukkan para kader GMNI mencerminkan nilai gerakan moral yang selama ini melekat pada organisasi mahasiswa tersebut. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan pendidikan dengan prestasi terbaik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut memberi kontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia juga menyebut keterlibatan mahasiswa dalam isu demokrasi sebagai bagian dari dharma bakti perguruan tinggi. Kehadiran mahasiswa dalam ruang-ruang diskusi publik, pengawasan, maupun advokasi dinilai menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.
Dalam kesempatan itu, Totok turut menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dari sisi kelembagaan. Ia menegaskan Bawaslu terus berbenah dan berupaya maksimal menjalankan perannya sebagai penjaga demokrasi di Indonesia.
“Terima kasih atas semangatnya. Terus berjuang dan jaga nama baik GMNI,” tutupnya.
Naskah: Reyn Gloria
Foto: Robi Ardianto
Editor: Humas Bawaslu Bone