Menuju Demokrasi Berintegritas, Bawaslu Sulsel Matangkan P2P di Tengah Efisiensi
|
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan bersama jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan melaksanakan rapat koordinasi intensif guna mematangkan persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang dijadwalkan berlangsung pada periode Mei–Juni 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan demi terciptanya demokrasi yang berintegritas.
Meski dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran, Sekretariat Bawaslu Sulsel menegaskan komitmen penuh untuk menyukseskan program nasional tersebut. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Awaluddin Mustafa, menekankan bahwa keterbatasan finansial tidak boleh menyurutkan semangat inovasi dan kreativitas jajaran dalam menjalankan tugas.
“Anggaran boleh terbatas, tetapi komitmen kita tidak mengenal batas. Pendidikan Pengawas Partisipatif adalah investasi demokrasi yang harus tetap berjalan untuk memastikan setiap proses pemilihan diawasi langsung oleh masyarakat,” tegas Awaluddin, Senin (04/05).
Ia menambahkan bahwa koordinasi yang kuat merupakan syarat mutlak agar dukungan administrasi maupun teknis yang diberikan sekretariat mampu mengakselerasi realisasi program secara efektif dan akuntabel. Melalui semangat kolaborasi ini, diharapkan seluruh jajaran semakin solid dalam mendukung terselenggaranya P2P secara optimal di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Naskah & Foto : M. Rijal
Editor : M. Chaidir
Editor 2 : Humas Bawaslu Bone