Lompat ke isi utama

Berita

Terus Berbenah, Kamridah Dorong Bawaslu Bone Rapikan Arsip dan Inventaris

Kamridah rapatsdm

Koordiv SDMO dan Diklat Bawaslu Bone Kamridah saat menyampaikan arahannya dalam Rapat Manajemen SDM Pengawas dan Kesekretariatan di Media Center Bawaslu Bone, Rabu (7/10/2026).

Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Kerapian administrasi bukan sekadar persoalan tertib dokumen, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas dan mengantisipasi pemeriksaan. Hal tersebut disampaikan Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Bone, Dr. Kamridah,  dalam Rapat Manajemen SDM Pengawas dan Kesekretariatan di Media Center Bawaslu Bone, Rabu (7/10/2026).

Kamridah menyoroti perlunya penataan arsip, khususnya dokumen pertanggungjawaban keuangan atau SPJ. Ia meminta seluruh jajaran tidak menunggu pemeriksaan datang untuk mulai berbenah. 

“Kita tidak boleh sedikit pun ada celah pemeriksaan nantinya ketika turun memeriksa. Jangan sampai satu hal kecil yang membuat kita tergores,” tegasnya.

Ia menjelaskan, keberadaan arsip yang tertata akan memudahkan lembaga ketika harus menunjukkan dokumen yang dibutuhkan. Sebaliknya, arsip yang tercecer, tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan catatan inventaris dapat menimbulkan persoalan baru. Karena itu, Kamridah mendorong adanya ruang arsip yang representatif serta pembenahan administrasi secara menyeluruh, termasuk memastikan setiap barang dan dokumen tercatat dengan jelas.

Selain arsip, Kamridah meminta penataan ruangan dan inventaris dilakukan secara kolaboratif antara pimpinan dan sekretariat. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap aset yang tercatat benar-benar dapat ditemukan dan diketahui kondisinya. 

“Ketika tercatat sampaikan bahwa ada, ketika tercatat tetapi tidak ada, sampaikan bahwa tidak ada. Supaya kita bisa mencari solusinya,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Kamridah turut memberikan perhatian mengenai pengelolaan mahasiswa yang sedang melaksanakan praktik kerja lapangan di Bawaslu Bone. Ia meminta absensi dan aktivitas mahasiswa ditata dengan baik sebagai bagian dari administrasi kerja sama kelembagaan sekaligus memastikan proses pembelajaran berjalan terarah. Ia mendorong staf untuk terbuka berkolaborasi dengan mahasiswa sesuai kebutuhan dan kompetensi masing-masing.

Menurut Kamridah, pembenahan administrasi dan penguatan SDM harus berjalan beriringan. “Kita sama-sama memikirkan ini karena ini adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya. Rapat tersebut pun menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pimpinan, sekretariat, staf, dan mahasiswa praktik dalam membangun tata kelola Bawaslu Bone yang semakin tertib, rapi, dan akuntabel.

Penulis: Lutfi Fachrullah 
Foto: Zulfadli