Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bone Launching Sudut Literasi : Dorong Budaya Demokrasi Lewat Kolaborasi dan Tulisan

sulitopen

Tenaga Ahli Bawaslu RI, Ketua, Anggota, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel, serta Ketua Bawaslu Bone pada prosesi pengguntingan pita launching Sudut Literasi Bawaslu Bone (24/8/2025).

Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone resmi meluncurkan Sudut Literasi pada Minggu sore, 24 Agustus 2025, di Kantor Bawaslu Bone. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Bawaslu Bone dalam mendorong partisipasi masyarakat melalui peningkatan pemahaman tentang kepemiluan dan demokrasi.

Peresmian ini dihadiri oleh Tenaga Ahli Bawaslu Republik Indonesia, Ketua, Anggota, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Sulawesi Selatan, jajaran pimpinan Bawaslu Bone, serta berbagai penulis dari organisasi pemuda, organisasi masyarakat, akademisi, mahasiswa, serta para penggiat Pemilu. Acara diawali dengan sambutan Ketua Bawaslu Bone, Alwi, yang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi seluruh pihak dalam Sudut Literasi Demokrasi.

“Melalui tulisan-tulisan yang dihasilkan, kami memperoleh catatan penting sekaligus refleksi berharga terkait pelaksanaan demokrasi di Kabupaten Bone. Program literasi ini dirancang untuk terus berkelanjutan dengan menghadirkan berbagai perspektif. Pada tahap awal, fokus diarahkan pada pelaksanaan pemilu dan pemilihan, ke depan ruang partisipasi akan kembali dibuka bagi masyarakat untuk menyumbangkan gagasan serta memperkaya khazanah demokrasi lokal. Semoga kreasi dan kreativitas dalam menulis semakin berkembang dan menjadi bagian penting dalam penguatan demokrasi di Kabupaten Bone” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli juga mengapresiasi Bawaslu Bone yang kembali menunjukkan progres luar biasa dalam mendorong penguatan demokrasi melalui lahirnya karya literasi yang berakar dari masyarakat, pemerhati, hingga penyelenggara Pemilu. Karya yang dihasilkan bukan hanya sekadar kumpulan tulisan, tetapi menjadi cerminan atas peristiwa, pengalaman, dan fakta yang dialami bersama.

“Inisiatif ini menegaskan bahwa demokrasi dapat direkam dan diwariskan melalui jejak tulisan yang jujur dan reflektif. Lebih dari sekadar dokumentasi, karya ini menjadi anatomi peristiwa demokrasi, yang menceritakan fakta-fakta serta pengalaman nyata tanpa menggurui, melainkan mengajak publik untuk berempati dan memahami perjalanan demokrasi yang dijalani bersama. Karya ini juga menunjukkan bahwa Bawaslu hadir di mata publik tidak hanya melalui kata-kata, tetapi melalui tulisan yang merekam jejak demokrasi dengan berbagai perspektif” pungkasnya.

Apresiasi yang sama disampaikan oleh Anggota Bawaslu Sulawesi Selatan, Saiful Jihad bahwa Bawaslu Bone terus berupaya membuka ruang diskusi yang inklusif untuk memperkuat demokrasi. Tidak hanya melibatkan jajaran internal, tetapi juga memberi kesempatan kepada masyarakat luas untuk menyumbangkan gagasan dan ide kreatif. Melalui ruang partisipatif ini, Bawaslu Bone ingin mendorong terciptanya kolaborasi yang produktif, termasuk dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana publikasi dan interaksi dengan masyarakat.

“Selain ruang diskusi, Bawaslu juga mendorong optimalisasi pemanfaatan media digital seperti website, Instagram, dan Facebook sebagai sarana publikasi dan interaksi publik. Kami mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk aktif berpartisipasi, membagikan, serta mendukung setiap konten literasi demokrasi yang dipublikasikan. Interaksi aktif di media sosial akan memperluas jangkauan, meningkatkan partisipasi, dan memperkuat citra demokrasi yang partisipatif”ujarnya.

Sudut Literasi diluncurkan secara resmi oleh Tenaga Ahli Bawaslu Republik Indonesia, Dayanto bersama Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan. Dayanto dalam sambutannya menjelaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Bone yang menghadirkan Sudut Literasi merupakan wadah untuk mengembangkan budaya literasi sekaligus memperkuat konsolidasi demokrasi lokal. Inisiatif ini bukan hanya mendukung tugas teknis pengawasan Pemilu, tetapi juga memperluas kapasitas berdemokrasi, baik bagi penyelenggara, peserta, maupun pemilih.

“Kami berharap inisiatif ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, terus berlanjut dalam bentuk serial literasi, dan berkontribusi pada penguatan demokrasi tidak hanya di Kabupaten Bone, tetapi juga di tingkat nasional. Atas nama Bawaslu Kabupaten Bone, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam edisi perdana ini. Semoga karya literasi demokrasi dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan konsolidasi demokrasi kita bersama” jelasnya.

Bawaslu Bone berharap sudut literasi ini dapat menjadi pusat edukasi dan dialog masyarakat. Dengan meningkatnya literasi masyarakat, Bawaslu Bone optimis pengawasan partisipatif akan semakin kuat dan pelanggaran pemilu dapat diminimalisir.

sulit2

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Bone
Editor: Humas Bawaslu Bone