Lompat ke isi utama

Berita

Lolly: Kencangkan Ikat Pinggang, Perkuat Energi Pengawasan

Energi Pengawasan

Tangkapan layar zoom meeting Anggota Bawaslu Lolly Suhenty saat memberi arahan di acara Ngabuburit Pengawasan bersama Bawaslu Sulawesi Utara melalui daring Zoom Meeting, Senin (2/3/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lolly Suhenty menegaskan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan menjadi momentum penting untuk mengisi ulang energi dan memperkuat semangat kelembagaan. Menurutnya, meski belum memasuki tahapan pemilu, justru inilah waktu terbaik untuk mempersiapkan diri menuju Pemilu 2029.

Dalam arahannya pada Ngabuburit Pengawasan bersama Bawaslu Sulawesi Utara yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (2/3/2026), Lolly menyebut masa non-tahapan sebagai periode paling subur. Di masa ini, Bawaslu memiliki ruang dan energi lebih untuk melakukan pendidikan politik kepada masyarakat sekaligus memperkuat fondasi kelembagaan.

“Masa non-tahapan adalah masa menanam. Kita punya energi berlimpah untuk membangun kesadaran demokrasi, memperluas jejaring, dan memperkuat institusi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa pengawas pemilu tidak boleh lengah menghadapi dinamika politik yang terus berubah. “Sebagai pengawas pemilu, kita tidak boleh takut terhadap pergantian musim. Yang penting adalah mampu membaca tanda-tandanya dan menyiapkan diri dengan matang,” tegasnya.

Lolly juga meminta seluruh jajaran, dari pusat hingga kabupaten/kota, untuk tetap berhati-hati dan bijaksana dalam setiap langkah. Menurutnya, masa non-tahapan adalah masa investasi sosial dan politik. Jika tidak dikelola dengan baik, bisa muncul krisis kepercayaan yang berdampak pada legitimasi kelembagaan.

Ia pun mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat semangat kolektif. “Mari kita kencangkan ikat pinggang, perkuat kelembagaan, dan investasi pada pencegahan serta pendidikan politik. Sebarkan informasi yang akurat dan benar agar publik semakin teredukasi,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, Bawaslu diharapkan mampu memasuki Pemilu 2029 dengan fondasi yang lebih kokoh, kepercayaan publik yang terjaga, serta kesiapan kelembagaan yang matang.

Naskah: Nofiar
Foto: Tangkapan layar Zoom Meeting
Editor: Humas Bawaslu Bone