Ngabuburit Pengawasan 2026 Dimulai, Bawaslu Bone Siap Perkuat Spirit Kelembagaan
|
Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Jajaran Pimpinan dan Sekretariat Bawaslu Bone mengikuti kegiatan Kick Off Ngabuburit Pengawasan ‘Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu Tahun 2026’ secara daring, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini turut diikuti oleh seluruh jajaran komisioner dan sekretariat Bawaslu se-Indonesia sebagai bentuk kesiapan menghadapi kerja-kerja pengawasan ke depan, meski tidak berada dalam tahapan pemilu.
Ketua Bawaslu Bone, Alwi, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan di bulan Ramadan, tetapi momentum untuk memperkuat soliditas internal. “Ngabuburit Pengawasan ini bukan hanya soal kegiatan menjelang buka puasa. Sesuai penyampaian Pimpinan Bawaslu RI, ini ruang refleksi bagi kita semua, bagaimana spirit kelembagaan tetap terjaga, meskipun tidak sedang berada di tahapan pemilu,” ujarnya usai mengikuti kegiatan daring tersebut.
Alwi menegaskan, tantangan Bawaslu ke depan khususnya di Kabupaten Bone tidak mudah. Justru di masa non-tahapan, penguatan kapasitas dan konsolidasi internal harus lebih dimaksimalkan. “Kalau di tahapan kita sibuk di lapangan, maka di non-tahapan inilah kita benahi diri. Kita perkuat integritas, kita jaga kekompakan, dan kita siapkan SDM agar lebih siap menghadapi 2029,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Bone, Muhammad Aris, menyebut Ngabuburit Pengawasan menjadi cara Bawaslu tetap dekat dengan masyarakat. “Semangatnya adalah pencegahan. Kita ingin masyarakat, termasuk pemilih pemula dan komunitas – komnitas, tetap merasa dilibatkan. Pengawasan itu tidak berhenti hanya karena tahapan selesai,” jelasnya. Menurutnya, pendekatan yang lebih humanis dan partisipatif akan terus diperkuat sepanjang 2026.
Dengan mengikuti kick off ini, Bawaslu Bone menyatakan komitmennya untuk menjalankan arahan kelembagaan secara konsisten hingga tingkat kabupaten. Seluruh jajaran diharapkan aktif menggelar kegiatan serupa dengan melibatkan unsur masyarakat sekitar. Bawaslu ingin menjawab pertanyaan publik, apa yang dilakukan Bawaslu setelah pemilu usai jawabannya adalah Bawaslu tetap bekerja menjaga demokrasi.
Editor: Lutfi