Ngabuburit Pengawasan: Bawaslu Bone Pastikan Kerja-Kerja Lembaga Tidak Kendor
|
Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Menjelang waktu berbuka, jajaran Bawaslu Bone berkumpul dalam giat “Ngabuburit Pengawasan” yang dilaksanakan di Media Center Bawaslu Kabupaten Bone, Kamis (26/6/2026). Bukan sekadar menunggu azan magrib, kegiatan ini jadi ruang berbagi semangat dan penguatan peran pengawasan, terutama di masa non tahapan saat ini.
Ketua Bawaslu Bone, Alwi, dalam arahannya mengingatkan bahwa pengawasan tidak mengenal istilah jeda. Menurutnya, walaupun belum masuk tahapan pemilu atau pilkada, kerja-kerja pengawasan tetap harus hidup.
“Ngabuburit ini bukan cuma soal menunggu buka puasa. Ini soal bagaimana kita isi waktu dengan memperkuat komitmen kita sebagai pengawas. Jangan sampai lengah hanya karena belum tahapan,” ujarnya di hadapan jajaran komisioner dan sekretariat.
Alwi juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal. Menurutnya tantangan pengawasan ke depan makin kompleks, apalagi dengan perkembangan informasi yang serba cepat. Karena itu, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat integritas dan kekompakan semaksimal mungkin.
Senada dengan itu, Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Bone, Muhammad Aris, dalam arahannya menyoroti pentingnya langkah pencegahan yang kreatif dan menyentuh masyarakat. Ia mengajak seluruh jajaran untuk tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi.
“Pencegahan itu kuncinya ada di komunikasi. Kita harus lebih sering turun, lebih sering menyapa, dan memastikan masyarakat paham bagaimana kerja-kerja teknis Bawaslu. Ngabuburit Pengawasan ini menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menjaga ritme kerja lembaga, terutama dalam menyusun strategi pengawasan partisipatif,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan kultum dan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Melalu giat tersebut, terdapat pesan yang dibawa cukup tegas: kerja-kerja lembaga tidak boleh kendor. Ramadan justru dijadikan momen untuk menguatkan niat dan tanggung jawab sebagai pengawal demokrasi di Kabupaten Bone.
Editor: Lutfi
Foto: Fadli