Lompat ke isi utama

Berita

Penguatan Kelembagaan, Taufan Pawe Tekankan Bawaslu Tetap Kuat dan Tidak Mudah Diintervensi

tp

Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe sebagai keynote speakernya dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Bone (24/8/2025).

Bone, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Dalam upaya memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengawasan Pemilu dan Pemilihan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan yang berlangsung di Hotel Novena Bone pada hari Minggu, 24 Agustus 2025. Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe, yang juga memberikan dukungan, evaluasi, dan motivasi kepada seluruh peserta kegiatan, khususnya jajaran Bawaslu Bone.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini diikuti oleh peserta dari Anggota Bawaslu Bone 2018-2023, perwakilan Partai Politik, Akademisi, LSM/Organisasi Masyarakat, Aliansi Media, dan Penggiat Pemilu.

Taufan Pawe, yang dikenal aktif dalam bidang pengawasan Pemilu dan demokrasi, merefleksi kinerja Bawaslu dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang lalu dan menerangkan bahwa masih terdapat hal yang perlu dievaluasi.
“Karena masih banyaknya hal yang perlu dievaluasi, maka kita bertemu seperti ini, mau melakukan perbaikan-perbaikan menyongsong 2029. Olehnya itu pada kesempatan di forum ini saya keliling, saya hanya ingin menyampaikan kondisi objektif secara kelembagaan” jelasnya.

Lebih lanjut, Taufan mengungkapkan penyelenggara harus membuka diri dan harus memahami bahwa menyongsong era ke depan bukanlah hal yang mudah. “Saya hanya memotret putusan Mahkamah Konstitusi itu dengan segala pertimbangan-pertimbangannya, maka saya berkesimpulan harus dilakukan pembenahan, itulah saya menyuarakan. Acara seperti ini saya suarakan tidak bisa tidak Bapak Ibu sekalian dan forum ini tidak boleh berhenti seperti ini, tidak akan selesai Bapak Ibu sekalian permasalahan yang ada pada penyelenggara hanya dengan seminar seperti ini” tegasnya.

Taufan berharap ke depan, Bawaslu diberikan kewenangan luas dalam melakukan prosesnya. “Saya punya keinginan ke depan, Bawaslu itu diberikan kewenangan luas dalam artian kalau dia melakukan proses dan pada akhirnya dia yakin dengan bukti-bukti permulaan yang ada, dia yakin dengan kesalahannya ada, berikan dia kewenangan untuk menjatuhkan sanksi. Ini baru safe, tidak bisa diintervensi” pungkasnya.

“Saya punya semangat secara jujur, saya harus mengatakan Bawaslu ke depan haruslah menjadi institusi yang kuat, handal, dan tidak bisa diintervensi, nantinya lebih baik kita menyaring SDM-SDM yang sudah punya jam terbang kinerja yang berintegritas dan berkapasitas, itu yang kita utamakan daripada kita pada akhirnya diintervensi. Bawaslu dalam fungsi pengawasannya harus mandiri, independen dan jangan coba-coba ada intervensi.

Kegiatan diisi dengan diskusi yang fokus pada evaluasi penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan serta persiapan menghadapai Pemilu dan Pemilihan mendatang. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Bawaslu Bone optimis dapat melaksanakan pengawasan secara efektif di Pemilu dan Pemilihan mendatang.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Bone
Editor: Humas Bawaslu Bone