Lompat ke isi utama

Sudut Literasi

REKONSTRUKSI DEMOKRASI INDONESIA, ANTARA SYURA DAN KEDAULATAN RAKYAT

irham3

Irham Ihsan (Ketua Sompung Lolona Cenrana) - Tulisan ini membahas rekonstruksi demokrasi Indonesia melalui pendekatan yang memadukan konsep syura dalam Islam dengan prinsip kedaulatan rakyat sebagai fondasi kehidupan bernegara. Tulisan ini berangkat dari kegelisahan terhadap praktik demokrasi prosedural yang cenderung kehilangan dimensi moral, ditandai oleh maraknya politik uang, lemahnya penegakan hukum, serta menguatnya pengaruh oligarki. Dengan pendekatan konseptual, penulis menguraikan tiga corak relasi Islam dan negara—integratif, sekularistik, dan simbiotik-mutualistik—serta menempatkan pendekatan simbiotik sebagai model yang paling sesuai dengan konteks Indonesia. Nilai-nilai syura, 'adl (keadilan), musawah (kesetaraan), amanah (akuntabilitas), dan maqasid syariah diposisikan sebagai landasan etis untuk memperkuat kualitas demokrasi tanpa mengubah karakter negara menjadi negara agama. Artikel ini menyimpulkan bahwa demokrasi Indonesia perlu direkonstruksi bukan dengan mengganti sistem ketatanegaraan, melainkan dengan memperkuat institusi demokrasi, pendidikan politik, penegakan hukum, serta ruang-ruang musyawarah yang inklusif agar demokrasi tidak hanya berorientasi pada prosedur, tetapi juga berakar pada nilai keadilan, kemaslahatan, dan tanggung jawab moral.

Unduh Tulisan Selengkpanya di bawah ini :

Sudut Literasi